PELANTIKAN KARANG TARUNA SETIA BHAKTI BANGSRI MASA PERIODE TAHUN 2017 – 2020 RESMI DILANTIK


Petinggi Desa Bangsri Bpk. Chandra Dhorry Dharmawan, SE secara resmi melantik pengurus Karang Taruna Setia Bhakti Bangsri Masa Periode Tahun 2017 s/d 2010 di Pendopo Balai Desa Bangsri Kecamatan Bangsri – Jepara, Kamis (07/12/2017).

Petinggi Bangsri secara resmi melantik Pengurus Karang Taruna Setya Bhakti Bangsri Periode Tahun 2017 s/d 2020, dengan Struktur Organisasi sbb;

Ketua : PUJI SUYATNO
Wakil Ketua : ICHWAN CAHYANTO
Sekretaris I : ACJMAD FARHAN
Sekretaris Ii : M. MIFTAHUSSURURI
Bendahara : SAMIAN

Bidang Pendidikan
– MATRIKAN
Bidang Kerohanian
1. NUR ALI
2. ISA ARIF
Bidang Seni Budaya dan Kearifan Lokal
1. M. RIF’AN
2. LUTFI TEGUH
Bidang Lingkungan Hidup
1. SLAMET DUMADI SISWO ALAM
2. KHAFIDZ
Bidang Olahraga
1. TAS’AN
2. ABD. BASIT
Bidang Keorganisasian dan Kaderisasi
– AHMAD FURQON
Bidang Hubungan Masyarakat
1. HERU
2. BUDI

Dalam acara pelantikan/pengukuhan Karang Taruna Setia Bhakti Bangsri terlihat hadir, Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara Bpk. Joko Siswanto, Anggota Yayasan Kartini Indonesia Kabupaten Jepara Bpk. Drs. HAdi Priyanto, Petinggi Bangsri Bpk. Chandra Dhorry Dharmawan, SE , Anggota BPD Bangsri, Karang Taruna Desa Lainya, Ketua Rw se-Desa Bangsri, Anggota Karang Taruna Setia Bhakti Bangsri, Pemuda- Pemudi Desa Bangsri

Setelah selesai pelantikan dan penyerahan SK Karang Taruna Setia Bhakti Bangsri periode Tahun 2017 s/d 2020 di lanjutkan acara dialog oleh Bpk Drs. Hadi Priyanko dengan tema “Konsep Pengembangan Desa Berbasis Pada Kearifan Sejarah Budaya Lokal”

Walaupun tidak mudah, generasi muda harus mengambil peran sebagai generasi perantara. “Banyak kearifan lokal yang telah mulai hilang seperti dongeng dan permainan tradisional yg menjadi media pembentukan karakter anak-anak.
Karena itu harus dilakukan inventarisasi serta dicarikan format pelestarian dan pengembangan dalam kemasan kekinian agar anak anak tertarik kembali pada kearifan lokal.
Untuk itu kreatifitas sangat penting dalam pelestarian kearifan budaya lokal. “Pemerintah disemua tingkatan harus hadir dalam kegiatan yang sangat penting dalam penguatan jati diri bangsa ini. Dana desa dan APBD tidak boleh hanya fokus di pembangunan infrastruktur,” ujar Hadi Priyanto.

Sementara itu, Petinggi Bangsri Candra Dhorry Darmawan menyampaikan harapannya kepada Karang Taruna dan elemen generasi muda yang lain untuk mengambil peran dalam pembangunan desa, utamanya dalam mengangkat kembali kearifan budaya lokal. sumber(M. MIFTAHUSURURI)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan